Pemuja Setan Kehilangan Taringnya Karena Termakan OIeh Usia

Pemuja Setan Kehilangan Taringnya

Pemuja setan kehilangan taringnya adalah istilah yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi band rock bernama Black Sabbath. Beberapa tahun silam, sang vokalis sendiri mengumumkan kepada awak media bahwa Black Sabbath telah sampai kepada garis akhir perjalanannya sebagai sebuah penyandang aliran heavy metal legendaris.

Sang vokalis dari grup band metal ini juga mengatakan, ia akan lebih fokus untuk bermain game Slot Online ketimbang mengisi acara konser-konser sekuler.

Read More

No Comments

Perjalanan Guns N’ Roses Menapaki Tangga Kesuksesan

Perjalanan Guns N’ Roses

Perjalanan Guns N’ Roses telah sukses membawa namanya harum di kancah internasional dan menjelma menjadi sebuah brand besar sepanjang masa. Ia merupakan band rock asal Amerika Serikat beraliran keras dan enerjik semenjak pertama kali berdirinya pada 1984 lalu.

Read More

No Comments

Kisah Band J-Rocks Senantiasa Konsisten Menjaga Identitas

kisah band j-rocks paling epic

Kisah band J-Rocks cukup menarik untuk kita telusuri bersama, sebab mereka senantiasa konsisten menjaga identitas serta eksistensinya dalam permusikan lokal. J-Rocks merupakan grup musik berbentuk band asal Jakarta, resmi terbentuk tanggal 9 November 2003 dengan komposisi empat orang personil pria.

Masing – masing punya peran tersendiri namun saling bersinergi membentuk persatuan, yaitu Iman vokalis, Sony gitaris, Wima bassis, serta Anton drummer. Dulunya keempat remaja muda ini suka sekali bermain slot joker123 dan bersepakat mencari persamaan dalam selera bermusik, bertemulah akhirnya gagasan menghidupi aliran tak umum, Japanese rocks.

konsistensi J-rocks berbuah kesuksesan

Pada permulaan berdirinya band, sempat terpikirkan untuk menamai grup ini sebagai J-Rockstars. Namun seiring berjalannya waktu, hasil ketok palu jatuh kepada brand J-Rocks karena lebih simpel untuk mengucapkannya. Kemudian J-Rockstars sendiri tidak terbuang sia-sia, sebab ia menjadi penyebutan spesial untuk fanbasenya.

Makna huruf J pada awal nama J-Rocks begitu mengejutkan, sebab ternyata ia mengandung arti filosofis mendalam sebagai landasan karier keempatnya. J pertama menyatakan aliran musik favorit usungan mereka yaitu Japanese rocks, sementara J punya arti berikutnya mengambil inisial Jakarta.

J terakhir adalah prinsip mereka berkarya yaitu mengedepankan kejujuran (jujur), pasalnya J-Rocks berani mengungkapkan jati diri mereka sesungguhnya berkonsep Harajuku. Tanpa sedikitpun keraguan, J-Rocks memantapkan diri melawan arus memainkan lagu bernuansa rock alternatif dengan sedikit ornamen sentuhan khas visual kei.

Kisah Band J-Rocks Menginspirasi Semenjak Dari Awal Karier

Memasuki tahun baru 2004, J-Rocks berpartisipasi dalam sebuah kejuaraan festival musik Nescafé Get Started, bersponsor tunggal langsung oleh brand Nescafé. Acara tersebut resmi menjadi tayangan milik Trans TV terkait hak siar resmi berpartner bersama label studio musik Aquarius Musikindo.

Semua personil J-Rocks menuai prestasi mencengangkan, karena pada kompetisi tersebut mereka memborong semua gelar sekaligus bertajuk ‘The Best of’. Iman meraih best vocalist, Sony best guitarist, Wima best bassist, serta Anton best drummer, membuat nama J-Rocks masuk radar permusikan.

j-rocks senantiasa memberi inspirasi

Kisah band J-Rocks berlanjut pada terpilihnya mereka menjadi juara pertama Nescafé Get Started, sehingga mendapat kesempatan orbit sebagai new comer. J-Rocks pun mendapat privilege mengisi album kompilasi Nescafé Get Started sebagai guest star utama karena lolos sebagai juara satu perlombaan.

Kesuksesan J-Rocks semakin terlihat tatkala Aquarius Musikindo menyetujui proposal pembuatan album perdana miliknya, menjadikannya batu loncatan ke industri musik lokal. Semester kedua tahun 2005 menjadi tonggak sejarah peluncuran album Topeng Sahabat perdana ke publik, bersambut kesempatan mengisi soundtrack film Dealova.

J-Rocks terkenal sejak mulainya hasil karya meluncur ke pasaran, pasalnya mereka bertangan dingin serta piawai mengulik bermacam-macam genre persilangan rock. J-Rocks tercatat pernah menelurkan lagu bernuansa rock and roll, waltz – victorian, symphonic metal, blues, classic, dan masih banyak lagi lainnya.

J-Rocks Menoreh Sejarah Menapakan Kaki Ke Studio Abbey Road

Kisah band J-Rocks semakin epic manakala ia berhasil menjejakan langkah kakinya dan mengadakan proses rekaman di Abbey Road Studio, Inggris. Penyelesaian hasil akhir lagu ciptaannya terlaksana hingga lima hari berturut – turut mulai 12 sampai dengan 16 Oktober 2008 silam.

Sepanjang kegiatan produksi album J-Rocks di Inggris, mereka mendapat pengarahan langsung dari sosok profesional Chris Bolster si produsen masterpiece. Sebagai sound engineer papan atas, Chris Bolster pernah mengurusi album Coldplay, John Lennon, Paul Mc Cartney, hingga band legendaris The Beatles.

kisah band j-rocks menjadi teladan

Ada trivia menarik dan unik seputar perhelatan akbar J-Rocks mengukir sejarah dalam karier perjalanan mereka, seumur hidup tak mungkin terlupakan. Sembari mengisi waktu senggang menunggu finishing album, J-Rocks mengambil foto layaknya cover album The Beatles di zebra cross Abbey Road.

Bukan sekedar meniru The Beatles, melainkan J-Rocks tidak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berpromosi budaya asli Indonesia mengenakan kostum kain batik. Motifnya pun cukup trendy dan modern, menandakan bahwa baju batik khas tanah air tercinta kita ternyata bisa juga ‘naik kelas’.

Semua pencapaian J-Rocks bisa terpenuhi berkat sifat rendah hati untuk beradu skill dengan band indie lainnya di A-mild Live Soundrenaline. Band fenomenal ini memenangkan penghargaan band paling baik karena berhasil menyuarakan tema Free your Voice sesuai visi misi kompetisi A-mild.

No Comments

Band Rock Jepang Terkaya Sedunia Yaitu L’arc-en-Ciel

band rock jepang terkaya

Band rock Jepang terkaya sedunia sepertinya sama sekali tidak pernah masuk pantauan radar anda sepanjang sejarah permusikan negeri penyembah matahari. Namanya adalah L’arc-en-Ciel, atau orang Indonesia biasa lebih senang menyebutnya Laruku saja, selain lebih akrab juga lebih mudah spellingnya.

Aula utama Madison Square Garden baru saja meredup menuju pemadaman secara sengaja sekitar sepuluh menit sebelumnya mendekati detik-detik mulainya konser. Dari semenjak saat itu, kerumunan massa terus – menerus histeris meneriakkan nama setiap personel Laruku sekuat tenaga sampai suara menjadi serak.

Penanda paling utama mengenai kemunculan rombongan idola sementara hanya berasal dari hentakan – hentakan kecil hasil produksi speaker raksasa panggung pementasan. Kendati masih juga belum menunjukkan batang hidungnya, pesona band Laruku begitu kental terasa menghipnotis puluhan ribu penggemar setianya selama ini.

band rock jepang terkaya yaitu Laruku

Mendadak tanpa ancang – ancang, layar LED seukuran Ultraman berkelap-kelip seraya memproyeksikan sebuah kata tunggal tanpa hiasan muluk bertuliskan hanya ‘calling’. Peserta konser akbar band rock asal produsen anime tersebut sontak berteriak membuat gemuruh venue acara pada malam hari menakjubkan.

Semarak lampu segala macam bentuk, warna, serta tingkat pencahayaan, memenuhi sebisa mungkin seluruh sudut panggung sampai menyoroti kehadiran empat sosok. Alat musik mulai mengalunkan nada, menciptakan harmoni atas kegilaan lengkingan khas Metallica berbalut warna vokal mirip U2 plus sentuhan anime.

Band Rock Jepang Terkaya Menghibur Lewat Keajaiban

“Calling The Fallen Angel!” begitulah Hyde sang penyanyi Laruku mengawali sapaan terhadap lautan penggemar berhadapan langsung menatapnya hanya terpisah panggung. Penampilannya sangat nyentrik, berambut blonde panjang terkepang lalu berkumpul layaknya Medusa, menyihir dengan goyangan nyelenehnya sambil sesekali berlompatan bak anak-anak.

Acara konser sekaligus jumpa fans perdana Laruku di Amerika Serikat malam itu gegap gempita membuat Madison Square Garden penuh sesak. Sekedar informasi, tidak sembarangan musisi dapat menggelar sebuah konser megah di MSG sehingga menjadi idaman pegiat musik seluruh dunia.

Dari sekian banyak kandidat pencicip meriahnya panggung MSG, siapa akan menyangka bahwa Laruku telah menjadi salah satu penerima kehormatan menjajalnya. Besar sekali kemungkinannya bahwa nama L’arc-en-Ciel baru pertama kali melewati sepasang pendengaran telinga anda seumur hidup, membuat kalian penuh pertanyaan.

band rock jepang terkaya menghibur lewat keajaiban

Laruku bisa jadi merupakan band rock Jepang terkaya menjaga eksistensi setelah berkarya melebihi 20 tahun ketika konser 2012 lalu berlangsung. Diam-diam menghanyutkan, total sudah 15 juta keping album tersebar ke seluruh penjuru dunia, sehingga mereka pantas mendapatkan penghargaan sepanjang masa.

Kekayaan yang dimiliki personil band rock ini bisa melonjak sangat tinggi sekali karena mereka juga merupakan penggemar dari game slot online terbaik. Dengan waktu senggang mereka disaat sedang tidak konser itulah personil band rock jepang suka mencari sampingan dari situs https://discosperfectos.com/ yang sangat populer ini.

Dua dasawarsa merupakan sebuah perjalanan bukan sebentar, melainkan pastinya banyak ujian serta hambatan telah mereka hadapi ketika produktif berkarya. Laruku telah membuktikan kedewasaan setiap personilnya dengan tetap menjaga kekompakkan meski badai datang menerpa silih berganti menghantam ketentraman serta kesejahteraannya.

Laruku Menapaki Hall of Fame Dalam Bayangan

Ketika Laruku hendak menuntaskan tour lintas negara terakhirnya bermarkas ke Tokyo pada akhir tahun, maka total pertunjukkan mencapai 17 kali. Tiket habis terjual mencatatkan setidaknya ada lebih dari lima ratus ribu kepala menerima hiburan langsung dari keriuhan aksi panggung Hyde.

Setiap lima pagelaran konser Laruku dalam negeri, perolehan pendapatan estimasi mereka sekitar USD $100 per-lembar tiket menyamai tarifnya Lady Gaga. Sementara itu, ancar-ancar penghasilan penjualan tiket manca negara yang mereka raih kurang lebih setengah pemasukan lokal alias negara Jepang sendiri.

Lebih tepatnya, cobalah kalian menggabungkan segenap penghasilan via merchandise serta penjualan album bersama raihan income konser sepanjang tahun 2012 saja. Maka dari perhitungan kasar tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa Laruku menerima USD $20 juta dari bekerja hitungan beberapa bulan.

band rock jepang terkaya Laruku menapaki hall of fame

Apabila Laruku merupakan band rock Jepang terkaya kategori klasikal, maka jelas harusnya Hyde mendapat gelar classical rockstars seperti Freddie Mercury. Gaya nyelenehnya bahkan tercermin dalam caranya berpakaian, tatkala menyanggupi sesi interview bersama team Forbes sambil memakai sunglasses raksasa merk Prada.

Bermula dari kota bernama Osaka sekitar tiga puluh tahun silam tepatnya 1991, Hyde jujur terhadap rasa bosan seringkali mendatanginya. Namun bagi hati kecilnya, penampilan di panggung terhormat Madison Square Garden akan menjadi pengalaman tak ternilai harganya seumur hidup beliau.

No Comments

Vokalis Band Rock Melegenda Itu Bernama Freddie Mercury

Vokalis Band Rock Melegenda Itu Bernama Freddie Mercury

Vokalis band rock asal negara Inggris yang sering bermain game idn poker bernama Queen telah menjelma menjadi sebuah legenda sepanjang sejarah permusikan atas seluruh penjuru dunia. Semua musisi ternama papan atas manca negara pastilah mengagumi sang senior – atau setidaknya mempelajari seluk beluk tentang sepak terjang nya.

Membahas mengenati Queen, tandanya kita juga wajib mengangkat topik akan sosok ikonik pengisi peran pemegang microphone ulung yaitu Freddie Mercury. Ia merupakan masternya penggubah lagu utama sekaligus menyandang predikat sebagai pentolan dalam tubuh grup musik rock Queen terpopuler sepanjang masa maupun bisa mengalahkan band rock jepang.

Read More

No Comments